FAHRI HAMZAH BERANI BUKA SAYEMBARA LANTARAN TAHU ENDING KASUS E-KTP

FAHRI HAMZAH BERANI BUKA SAYEMBARA LANTARAN TAHU ENDING KASUS E-KTP - Hallo sahabat KEPONEWS | Kumpulan Berita Fresh & Kekinian, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul FAHRI HAMZAH BERANI BUKA SAYEMBARA LANTARAN TAHU ENDING KASUS E-KTP, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan

Artkikel , , , , , , , , ,

yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.
Judul : FAHRI HAMZAH BERANI BUKA SAYEMBARA LANTARAN TAHU ENDING KASUS E-KTP
link : FAHRI HAMZAH BERANI BUKA SAYEMBARA LANTARAN TAHU ENDING KASUS E-KTP

bandar sakong online

BACA YANG INI JUGA :

  • Tim Jokowi Kirim Bantuan untuk Trauma Healing di Palu dan Donggala Jumat Besok
  • BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Cerah hingga Berawan
  • Cari Tempat Lebih Layak, Ribuan Warga Tinggalkan Palu
  • Polisi Akan Kawal Bantuan untuk Korban Gempa Palu ,Agar Tidak Dijarah.
  • Enam Prioritas BNPB Atasi Gempa Palu dan Donggala
  • FAHRI HAMZAH BERANI BUKA SAYEMBARA LANTARAN TAHU ENDING KASUS E-KTP

    FAHRI HAMZAH BERANI BUKA SAYEMBARA LANTARAN TAHU ENDING KASUS E-KTP

    AGEN POKER TERBESAR

    KEPO NEWS – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah membuat sayembara untuk mengungkap kerugian negara terkait kasus korupsi proyek e-KTP, yang disebut mencapai Rp 2,3 triliun. Dia akan memberikan sepeda motor kepada siapa saja yang dapat membuktikan jumlah tersebut.

    “Saya malah punya tesis lain yang sampai sekarang saya mesti buka sayembara, barang siapa yang bisa memberitahukan kepada saya cara menghitung kerugian negara yang Rp 2,3 T itu, saya kasih sepeda motor dan helm. Itu sayembaranya belum saya cabut sampai hari ini,” kata Fahri di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (26/1/2018).

    Sayembara tersebut dibuat oleh Fahri karena dirinya menduga Badan Pemeriksa Keuangan tidak pernah menghitung kerugian negara dalam kasus korupsi e-KTP. Pasalnya, menurut dia, tidak pernah ada dokumen yang diungkap terkait kerugian itu.

    “Karena saya yakin, begitu BPK tidak pernah melakukan perhitungan itu, justru perhitungan di BPK itu kasus e-KTP itu nyaris tidak ada kerugian. Pasti yang melakukan ini adalah penyelundupan,” kata Fahri.

    “Sampai sekarang tidak ada yang berani mengungkap sebenarnya, menghitung kerugian negara ini siapa yang melakukan. Mana dokumennya? Kenapa kita nggak bisa dapat dokumen itu dan publik nggak dibuka. Terus-menerus saja omong dari awal (soal jumlah kerugian karena e-KTP),” sambungnya.

    Fahri pun menyebut cara KPK mengungkap kasus e-KTP terlalu ‘serabutan’. Menurutnya, ada satu pihak yang diuntungkan dan satu pihak yang dirugikan.

    “Saya tahu dari awal bahwa cara KPK menangani kasus e-KTP ini adalah serabutan dan penuh dengan beban untuk mengamankan satu kelompok dan menjebloskan kelompok lainnya. Dari awal frame work-nya itu sudah salah,” ujar Fahri.

    Dia menantang KPK untuk membuka seluruh fakta di balik kasus tersebut. Fahri menginginkan Ketua KPK Agus Rahardjo dan mantan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi dipertemukan dalam persidangan karena akan ada banyak fakta terungkap jika hal itu dilakukan.

    “Artinya, apa yang saya curigai bahwa KPK sebenarnya menyembunyikan sesuai dalam kasus e-KTP semakin kentara. Saya yakin betul. Kalau nanti pihak-pihak ini sudah dipanggil, terutama saya minta agar Agus Rahardjo dan Gamawan dikonfrontasi di ruang sidang,” tukas dia.

    “Menurut saya, itu akan membuka banyak hal. Berani nggak pengadilan meminta itu, ya,” imbuh Fahri.

    bandar sakong online

    Demikianlah Artikel FAHRI HAMZAH BERANI BUKA SAYEMBARA LANTARAN TAHU ENDING KASUS E-KTP

    Terima Kasih Sudah Meluangkan Waktu Untuk Membaca Artikel FAHRI HAMZAH BERANI BUKA SAYEMBARA LANTARAN TAHU ENDING KASUS E-KTP kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

    Anda sekarang membaca artikel FAHRI HAMZAH BERANI BUKA SAYEMBARA LANTARAN TAHU ENDING KASUS E-KTP
    dengan alamat link http://keponews.net/fahri-hamzah-berani-buka-sayembara-lantaran-tahu-ending-kasus-e-ktp/

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *