Setya Novanto: Kasus E-KTP Belum Selesai

Setya Novanto: Kasus E-KTP Belum Selesai - Hallo sahabat KEPONEWS | Kumpulan Berita Fresh & Kekinian, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Setya Novanto: Kasus E-KTP Belum Selesai, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan

Artkikel , , , , , ,

yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.
Judul : Setya Novanto: Kasus E-KTP Belum Selesai
link : Setya Novanto: Kasus E-KTP Belum Selesai

bandar sakong online

BACA YANG INI JUGA :

  • Anak Setya Novanto Fasilitasi Pertemuan Terkait Proyek PLTU Riau 1
  • KPK Sita Uang Dalam Penggeledahan Terkait Suap Wali Kota Pasuruan
  • 6 Fakta Miris di Balik Tewasnya Haringga Sirila Dikeroyok Bobotoh
  • Three in One, Narkoba Murah Made in Cibinong tapi Efeknya Dasyat
  • Dua Sejoli Diringkus di Setiabudi karena Mengedarkan Narkoba
  • Setya Novanto: Kasus E-KTP Belum Selesai

    Setya Novanto: Kasus E-KTP Belum Selesai

    Terpidana kasus e-KTP, Setya Novanto, saat tiba di Lapas Sukamiskin, Bandung.

    KEPO NEWS, Jakarta – Mantan Ketua DPR RI Setya Novanto alias Setnov menyatakan kasus korupsi e-KTP belum selesai. Menurut dia, masih banyak yang harus bertanggung jawab dalam perkara yang membuatnya di penjara selama 15 tahun itu.

    “Soal e-KTP belum selesai,” ujar Setnov saat tiba di Gedung KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (27/8/2018).

    Setnov dipanggil ke Gedung KPK untuk diperiksa sebagai saksi terkai kasus dugaan suap PLTU Riau-1. Namun Setnov mengaku kedatangannya di lembaga antirasuah terkait dengan korupsi e-KTP.

    Setnov mengatakan, penyidik KPK harus menuntaskan kasus korupsi e-KTP. Setnov mengisyaratkan keterlibatan mantan Mendagri Gamawan Fauzi dan pimpinan Badan Anggaran (Banggar) DPR Melchias Markus Mekeng.

    “Yang penting soal e-KTP juga harus tuntas. Soal Mendagri yang memang punya peran, dia. Dan juga ketua Badan Anggaran (DPR) saat itu ya,” kata Setya Novanto.

    Vonis Setnov

    Pada perkara korupsi e-KTP, Setya Novanto disebut memperkaya diri sendiri sebesar US$ 7,3 juta. Setnov juga memperkaya orang lain dan korporasi dalam proyek yang diduga merugikan negara hingga Rp 2,3 triliun.

    Atas perbuatannya, Setnov divonis 15 tahun penjara denda Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan. Mantan Ketua Umum Partai Golkar itu wajib mengembalikan kerugian negara sebesar US$ 7,3 juta dikurangi Rp 5 miliar yang telah dikembalikan ke rekening KPK.

    Hakim Pengadilan Tipikor juga mencabut hak politik Setya Novanto untuk tidak menduduki jabatan publik selama 5 tahun terhitung sejak dirinya usai menjalani masa pidana pokok.

    Saksikan video pilihan di bawah ini:

    bandar sakong online

    Demikianlah Artikel Setya Novanto: Kasus E-KTP Belum Selesai

    Terima Kasih Sudah Meluangkan Waktu Untuk Membaca Artikel Setya Novanto: Kasus E-KTP Belum Selesai kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

    Anda sekarang membaca artikel Setya Novanto: Kasus E-KTP Belum Selesai
    dengan alamat link http://keponews.net/setya-novanto-kasus-e-ktp-belum-selesai/

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *