Turis Inggris Belum Bisa Tidur Nyenyak 4 Hari Usai Gempa Lombok

Turis Inggris Belum Bisa Tidur Nyenyak 4 Hari Usai Gempa Lombok - Hallo sahabat KEPONEWS | Kumpulan Berita Fresh & Kekinian, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Turis Inggris Belum Bisa Tidur Nyenyak 4 Hari Usai Gempa Lombok, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan

Artkikel , , , , , ,

yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.
Judul : Turis Inggris Belum Bisa Tidur Nyenyak 4 Hari Usai Gempa Lombok
link : Turis Inggris Belum Bisa Tidur Nyenyak 4 Hari Usai Gempa Lombok

bandar sakong online

BACA YANG INI JUGA :

  • Tim Jokowi Kirim Bantuan untuk Trauma Healing di Palu dan Donggala Jumat Besok
  • BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Cerah hingga Berawan
  • Cari Tempat Lebih Layak, Ribuan Warga Tinggalkan Palu
  • Polisi Akan Kawal Bantuan untuk Korban Gempa Palu ,Agar Tidak Dijarah.
  • Enam Prioritas BNPB Atasi Gempa Palu dan Donggala
  • Turis Inggris Belum Bisa Tidur Nyenyak 4 Hari Usai Gempa Lombok

    Turis Inggris Belum Bisa Tidur Nyenyak 4 Hari Usai Gempa Lombok

    Turis asing yang dievakuasi dari Gili Trawangan tiba di Pelabuhan Bangsal, Lombok Utara, NTB, Selasa (7/8). Gempa 7 skala Richter mengguncang Lombok dan menewaskan 91 orang. (ADEK BERRY/AFP)

    KEPO NEWS, Jakarta Turis asal Inggris, Luke Turner, selamat dari gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Namun, ia mengaku tidak dapat tidur nyenyak selama empat hari. Turner masih trauma merasakan gempa 7,0 SR pada Minggu, 5 Agustus 2018 saat berwisata di salah satu pulau di Gili.

    Ketika gempa Lombok terjadi, Turner bersama istrinya sedang menikmati bulan madu di Gili. Tak disangka, momen bulan madu yang seharusnya romantis berubah menakutkan.

    “Setelah gempa pertama, ada 14 gempa susulan dalam waktu 48 jam. Kami bahkan belum bisa tidur myenyak selama empat hari. Aku ingat betul, orang-orang sangat ketakutan,” cerita Turner, sesuai dikutip dari BBC, Kamis (9/8/2018).

    Bagi Turner, gempa yang dialami seperti mimpi buruk yang nyata terjadi. Sesaat setelah gempa, ia melihat orang-orang saling membantu, berupaya menyelamatkan diri bersama-sama.

    “Sungguh horor, orang-orang berteriak, ada yang kakinya kena pecahan kaca. Pecahan kaca menempel di kaki. Tangga makin banyak yang roboh,” ujar Turner, yang berada di lantai tiga hotel tatkala gempa melanda.

    Simak video menarik berikut ini:

    Hotel rata akibat gempa

    Polisi mengatur saat ratusan orang berusaha meninggalkan Gili Trawangan, NTB, Senin (6/8). Evakuasi dilakukan secara bertahap menggunakan perahu karet menuju kapal yang sudah disiapkan Basarnas. (Handout/Indonesia Water Police/AFP)

    Turner dengan cepat keluar hotel. Sesaat setelah gempa, seluruh hotel, tempat Turner menginap hancur.

    “Kami juga harus mendaki bukit yang sangat terjal. Ya, karena ada ancaman tsunami. Orang-orang menangis lara,” Turner mengungkapkan.

    Ribuan wisatawan berbondong-bondong ke pantai untuk dievakuasi dari pulau Gili, yang terletak di barat laut Lombok. Lokasi wisata ini sangat populer bagi para backpacker dan penyelam.

    Ada juga wisatawan yang menunggu di pantai selama sembilan jam untuk bisa naik perahu. Ratusan turis asal Inggris dan Eropa, lanjut Turner, pun terjebak di bandara Lombok.

    Beruntung, ia dan istrinya berhasil mendapatkan penerbangan ke Jakarta. “Bagiku, ini penerbangan yang paling menakutkan, yang pernah aku alami,” Turner menambahkan.

    Menjauh dari gedung-gedung tinggi

    Warga mengabadikan kendaraan bermotor yang tertimbun reruntuhan bangunan parkir bertingkat akibat gempa di Mal Galeria, Ngurah Rai, Bali, Minggu malam (5/8). Gempa di Lombok Utara, NTB mengakibatkan bangunan parkir rusak.

    Lain pula cerita Matt Roche (27), turis dari Durham, Inggris yang sedang berlibur di Bali bersama kekasihnya, Lesley (30). Ketika asyik bersantai di bar, kekasih Roche merasakan guncangan gempa.

    “Dia memandangku sambil berkata, ‘Apakah ini gempa bumi?’ Aku jawab, ‘Ah, tidak. Tidak mungkin’. Lalu aku mendongak ke atas dan melihat semua lampu di bar bergetar kencang,” ucap Roche, yang sudah seminggu di Bali.

    Staf di bar mulai menjerit. Roche langsung melompat dan meraih tangan kekasihnya, kemudian berlari ke jalan. Saking panik kondisi saat itu, ia sempat kehilangan kekasihnya sebentar di kerumunan.

    Keduanya pun terus berlari, menjauh dari jaringan listrik dan gedung-gedung tinggi agar aman. Mereka juga harus mengambil rute yang berbeda karena jembatan ambruk.

    “Itu benar-benar situasi yang membuat amat takut. Kepanikan total. Orang-orang di sekitar Anda berlari dan tetap menjerit, meskipun guncangan gempa sudah berakhir,” tutup Roche.

     

    bandar sakong online

    Demikianlah Artikel Turis Inggris Belum Bisa Tidur Nyenyak 4 Hari Usai Gempa Lombok

    Terima Kasih Sudah Meluangkan Waktu Untuk Membaca Artikel Turis Inggris Belum Bisa Tidur Nyenyak 4 Hari Usai Gempa Lombok kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

    Anda sekarang membaca artikel Turis Inggris Belum Bisa Tidur Nyenyak 4 Hari Usai Gempa Lombok
    dengan alamat link http://keponews.net/turis-inggris-belum-bisa-tidur-nyenyak-4-hari-usai-gempa-lombok/

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *